Catatan Untuk Tanah Kelahirankoe

Atas nama demokrasi ....
atas nama kedaulatan rakyat ...
atas nama kesejahteraan rakyat ...
atas nama kepentingan orang banyak ...

Satu nyawa hilang ...
satu jiwa terbuang ...
satu raga gugur ...
satu keluarga terhenyak ...

Atas nama demokrasi untuk rakyat ...
dalam gedung rakyat satu jiwa telah gugur ...
atas nama kedaulatan rakyat untuk kesejahteraannya ...
satu orang gugur dalam tugas ...

Apakah ini demokrasi dengan segala cara ditempuh ...
dengan kekerasan dan unjuk rasa tidak memandang lagi ...
apakah ini namanya untuk kepentingan rakyat ...
sementara ada "wakil rakyat" yang tertindas ...

Demokrasi adalah anugrah yang diberikan kepada rakyat ...
demokrasi adalah perjuangan untuk diri sendiri ...
kesejahteraan dan hidup layak diperoleh dengan demokrasi ...
tetapi demokrasi yang mana dulu ???

Suara rakyat adalah suara TUHAN ???
Tidak !!!
Tidak semua suara rakyat itu adalah "suara Tuhan"
Tuhan Siapa ???

Suara rakyat adalah suara Tuhan ...
selama itu menjunjung norma kaidah dalam kehidupan,
diperoleh dengan cara yang layak,
dengan tidak menghabisi Hak Asasi Orang Lain,

Atas nama demokrasi dan atas nama rakyat ...
selamat jalan "wakil rakyatkoe" ....
semoga amal ibadah dan sumbangsihnya terhadap negara ini,
dapat diterima disisi-Nya.
Amien.

(Akoe persembahkan untuk Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara yang Gugur dalam Tugasnya mengemban amanat rakyat)

0 Komentar

close