Aku Tak Sanggup Lagi


Ku ingin selalu merengkuhmu, membelaimu, mencumbumu,
tetapi ku tak sanggup lagi ...

Ku ingin terus menatapmu, lekat-lekat, dan terus bermimpi,
bersamamu, disampingmu, dalam dekapanmu, lagi dan lagi,
tetapi ku tak sanggup lagi ...

Aku tak sanggup lagi untuk menunggumu, dan menunggumu,
apakah aku yang ego?
apakah aku yang tidak mengerti?
apakah aku yang tidak memahami?
apakah aku yang tidak peduli?
Aku tidak tau, benar-benar tidak mengerti dan memahami semua ini ...

Aku hanya bisa mengadu kehadapan Tuhan ...
yang telah memberiku hidup,
yang telah memberiku nafas,
yang telah memberiku cinta dan kasih sayang,

Ya Allah yang memberi hati ini, yang telah menjaga hidup ini,
aku berserah kepada-Mu, hanya kepada-Mu,
berilah aku kekuatan dan tetap menjaga hati ini,
untuk selalu mencerahkan dan berbagi,
untuk selalu memiliki rasa cinta sebenar-benarnya,
walau itu akan pahit, kelam, redup, dan pudar ...

Maafkan aku ... aku tak sanggup lagi,
untuk seperti perahu yang tiada layar dan sauh,
entah kapan bersandar dan berlabuh,
seperti nahkoda yang tiada memiliki kompas,
tiada bisa membaca arah rasi bintang,
oleh pekatnya malam ditengah samudera,
selaksa penuh kelam, hitam, dan sepi ...

Maafkan aku ... aku tak sanggup lagi,
untuk selalu menanti bagai anak burung elang,
yang ditinggal oleh induknya untuk berburu,
tiada pasti kembali apakah selamat, sehat atau gugur,

Ya Allah yang menguasai hati ini, yang telah memberi rasa ini,
semuanya atas karunia-Mu, atas cinta dan kasih sayang ini,
aku tidak pernah menyesal telah Engkau beri kesempatan ini,
untuk memiliki cinta dan kasih sayang ini,

Ya Allah yang memiliki cinta dan kasih sayang ini,
ampunku panjatkan, aku yang tidak mensyukuri karunia-Mu,
aku yang selalu khilaf atas nikmat-Mu, aku yang telah zalim atas ridho-Mu ...

Maafkan aku ... aku tidak sanggup lagi ...


28 Maret 2011, 20.44 WIB

0 Komentar

close